SCISSORING METHOD TO TRAIN FINE MOTOR SKILL ON EARLY CHILDREN IN RA (ISLAMIC KINDERGARTEN) AL-IKHWAN TASIKMALAYA CITY

  • Nisa Nurhidayah STIT Al-Hidayah Tasikmalaya
  • lukman Hamid STIT Al-Hidayah Tasikmalaya
  • Tina Nurjanah STIT Al-Hidayah Tasikmalaya
Keywords: Fine Motor Skills, Cutting Activities

Abstract

This research is motivated by an unattractive learning style, children often feel bored with the old learning process. The lack of media in learning activities is a big influence for children which should be optimized for all aspects of its development, but it is not fulfilled. This study aims to improve fine motor skills through cutting activities with various media in early childhood in group A RA Al-Ikhwan Tasikmalaya. This research was pre-experimental, with Intec-Group Comparison design. Data collection techniques used in this study were observation. Data collection instruments used observation sheets. The results of the measurement was half the group treated, from 8 children found 3 ones or 37.5% developed very well and 5 children or amounted to 62.5% developed as expected. While the results of the measurement of half the group that were not treated as many as 4 children as expected namely 50.0%, 2 children or 25% of children began to develop, and 2 children who have not developed by 25%. Increasing fine motor skills is said to be effective successfully. This improvement was obtained through cutting activities with various media with learning steps, namely: (1) preparing the media and tools used in cutting activities, (2) giving examples of how to cut according to drawing patterns, (3) distributing media and tools used in cutting activities proportionally for each group, (4) children are allowed to do cutting activities with various media in accordance with the example given by the teacher.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asri Budiningsih. (2004). Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Rineka Cipta.

Alfianika. N. (2016). Metode Penelitian Pengajaran Bahasa Indonesia. (Yogyakarta : CV Budi Utama).

Arikunto. Suharsimi. (1995). Prosedur Penilaian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta

Beaty, janice J. (2013). Observasi perkembangan anak usia dini. Jakarta. PT. Fajar interpratama mandiri.

Cucu Eliyawati. (2005). Pemilihan dan Pengembangan Sumber Belajar untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas

Dini P. Daeng Sari. (1996). Metode Mengajar di Taman Kanak-kanak. Jakarta:Depdikbud

Devi. (2016). Play Time. Jakarta: Elex Media Komputindo

Hurlock Elizabeth B. (1978). Perkembangan Anak Jilid 1 Edisi keenam (Med. Meitasari Tjandrasa. Terjemahan). Jakarta: Erlangga.

Nurani, Yuliani.(2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Indeks Rahman, Yanuar. Azhar,

Harun Rasyid, Mansyur & Suratno. (2009). Assesmen Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.

Indriani, Fitria. (2014) Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menggunting Dengan Berbagai Media Pada Anak Usia Dini Di Kelompok A TK ABA Gendingan. Diakses pada tanggal 24 Desember 2019

Komariah. (2018) Pengaruh Bermain Playdough Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Kartika Fajar Baru Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Diakses tanggal 15 februari 2020.

Kusmiati, Eni. (2014). Upaya Meningkatkan Meningkatkan Motorik Halus Keterampilan Menggunting Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Kelompok A di BA AISYIYAH SALAM. Diakses pada tanggal 24 Desember 2019

Mistriyanti. (2012). Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini. Diakses pada 15 februari 2020

Musfiroh. (2008). Bermain Sambil belajar dan Mengasah Kecerdasan. Jakarta: Depdiknas.

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 137 Tahun 2014 Tentang kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. (2014). Kementrian Pendidikan dan kebudayaan. Jakarta

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 146 Tahun 2014 Tentang kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. (2014). Kementrian Pendidikan dan kebudayaan. Jakarta

Slamet Suryanto. (2005). Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Hikayat.

Suharsimi Arikunto. (1992). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Sukadiyanto. (1997). Penentuan Tahap Kemampuan Motorik Anak SD. Edisi 1 TH III April Majalah Olahraga. Yogyakarta: FPOK Yogyakarta.

Sumantri. (2005). Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.

Sumanto. (2005). Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Anak TK. Jakarta: Depdiknas.

Suratno. (2005). Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas. Tadkiroatun Sugiono.(2017).Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta

Suyanto, Slamet.(2008). Strategi Pendidikan Anak. Yogyakarta. Hikayat

Sudarna.(2014). Pendididkan anak usia dini berkarakter. Yogyakarta. Genius publisher

Toho Cholik Mutahir dan Gusril. (2004). Perkembangan Motorik Pada Masa Anak-anak. Jakarta: Depdikbud.

Undang-undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Yogyakarta: Sinar Grafika

Wiyani, Novan Ardi.(2014). Psikologi perkembangan anak usia dini. Yogyakarta. Penerbit gava media

Yudha M Saputra dan Rudyanto. (2005). Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Anak Taman Kanak-kanak. Jakarta: Depdiknas.
Published
2021-03-30